sejarah bengkulu
https://eggawibowo67.blogspot.com/2025/11/postingan-6.html
Sejarah Bengkulu dimulai dari kekuasaan lokal dan pengaruh dari kerajaan luar seperti Minangkabau dan Banten sebelum kedatangan bangsa Eropa, yang kemudian membawa nama "Bencoolen". Wilayah ini sempat dikuasai Inggris selama 140 tahun dan meninggalkan jejak seperti Benteng Marlborough, lalu resmi menjadi provinsi pada tahun 1968 di bawah UU No. 9 Tahun 1967. Bengkulu juga memiliki peran penting sebagai tempat pengasingan Ir. Soekarno di masa kolonial.
Masa Awal dan Kerajaan
- Sebelum abad ke-17, Bengkulu berada di bawah kekuasaan Minangkabau dan Banten, karena kaya akan lada yang menjadi komoditas dagang penting.
- Beberapa versi cerita asal-usul nama Bengkulu ada, salah satunya dari kata "Bangkahulu" yang berarti "bangkai di hulu" akibat perang, dan versi lain dari teriakan "Empang ka hulu" saat melawan orang Aceh.
Era Penjajahan
- Inggris menduduki Bengkulu selama 140 tahun, dimulai dari tahun 1685 hingga 1825 melalui Perjanjian Inggris-Belanda.
- Mereka mendirikan Benteng Marlborough, yang masih bisa dilihat hingga kini.
- Pengaruh Inggris antara lain adalah memperkenalkan mata uang dan membangun jalan untuk transportasi.
- Thomas Stamford Raffles menjadi gubernur di Bengkulu dan menghapuskan perbudakan serta meresmikan beberapa perubahan sosial.
- Mereka mendirikan Benteng Marlborough, yang masih bisa dilihat hingga kini.
- Belanda juga datang ke Bengkulu untuk berdagang melalui VOC dan bahkan sempat menguasai daerah tersebut melalui perjanjian dengan Inggris.
- Bengkulu juga menjadi tempat pengasingan Ir. Soekarno dari tahun 1938-1942, dan di sinilah ia bertemu dengan Fatmawati yang kemudian menjadi istrinya.
Masa Modern
- Pada awalnya, Bengkulu menjadi bagian dari provinsi Sumatera Selatan.
- Melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967, Bengkulu resmi menjadi provinsi ke-26 di Indonesia, dengan Kota Bengkulu sebagai ibu kotanya.



